Image

Setelah menangnya photo tentang pacu jawi di ajang lomba photo world press 2013 maka banyak turis mancanegara yang tertarik untuk melihat kegiatan ini. Hal itu membuat kami penasaran; Akhirnya kami memilih untuk melihat ajang penutupan pacu jawi ini dan kebetulan harga tiket dan jam keberangkatan lumayan memungkinkan untuk berangkat weekend; Berangkat Pagi hari sabtu jam 5 pagi dan pulang sore hari minggu ; Dari Padang 3 jam menuju kabupaten tanah datar dan menginap di Bukit tinggi.

PACU JAWI

Kegiatan Pacu Jawi ( Pacu Lembu ) ini sudah diadakan sejak puluhan tahun yang lalu oleh penduduk Tanah Datar Sumatera Barat. Di Kabupaten Tanah Datar-pun hanya pada empat kecamatan yang mengadakan  yaitu Kecamatan Pariangan, Kecamatan Rambatan, Kecamatan Lima Kaum dan Kecamatan Sungai Tarab.

Image

Awalnya saya pikir ini seperti karapan sapi di Madura; Ternyata berbeda aturan mainannya.  Pacu Jawi mengandalkan kerjasama antara pengendali/ Joki  dan sapi nya; Jadi bukan lomba cepat-cepat sampai ke garis finish tapi lomba ketrampilan  sang joki bisa membawa dan mengendalikan 2 sapi nya yang digabung dengan kuk dileher nya.

ImageImage

Para Joki akan mengendalikan sapi dari belakang dengan menaiki kayu yang disambung ke kuk sapi dengan memegang ekor sapi-sapi itu. Sepasang sapi di pacu secepat mungkin di atas kolam berair bekas sawah habis di panen. Pemenangnya adalah mereka yang  dengan berpacu paling cepat dan lengkap satu paket bersama joki dan sapinya sampai di garis finish.

Image

Tak jarang untuk mempercepat lajunya sapi para joki menggigit ekor sapi yang dia pegang.  Tapi hal ini lebih banyak mengakibatkan sapi-sapi itu kaget dan jalan melenceng ke samping, dan tak jarang menyeruduk para penonton terutama photographer yang penuh sesak di samping lahan pacu.

Image

Kami sampai pukul 1O di lokasi; dan lumayan sudah banyak turis mancanegara yang sudah menandai lapak masing-masing dengan tripot nya; kebanyakan turis separuh baya dari jepang dan china mendengar bahasa mereka; ada juga dari eropa dan amerika kebanyakan mereka masih muda.Image

BUKIT TINGGI

Pusat wisata Sumatera Barat adanya di Bukit tinggi; untuk itulah kami menginap di kota ini;  satu jam dari lokasi pacu jawi kami melewati lembah anai; air mancur ( sebutan air terjun di padang ) danau singkarak diperjalanan kami.

Tujuan pertama tentunya makan siang sehabis lelah melihat sapi; kami menuju the famous resto Itiak Lado Mudo yang berlokasi di ujung gua jepang;  sayangnya sudah habis ketika kami sampai; akhirnya kami makan di resto lain disekitar lembah juga.

Image

Jam 2 siang kami baru makan; ada menu kepala ikan rasanya enak sekali bumbunya sangat gurih berbeda dengan yang ada di resto padang di Jakarta

Image

Lepas menyatap ini kami langsung ke hotel kami di Grand Kartini;  tempatnya lumayan bagus; bersih karena baru dibangun ; harga mulai Rp 300 ribu

lokasinya dekat dengan jam Gadang.

Dekat pasar atas bawah yang lokasinya di belakang jam ini pada malam hari banyak sekali dijual makanan khas  sate padang dan lain -lain di PKL tapi kami karena sudah mandi dan lelah melihat pengunjung yang berjubel di malam minggu akhirnya kami nongkrong di resto dekat jam Gadang; pesanan nya adalah sate padang dan saya memesan juga minuman khas teh telor ; teh di campur telor ( penasaran )

Camilan Malam
Camilan Malam

Makan Malam ini membuat kami tidur nyenyak sekali mengingat udara di bukit tinggi sangat sejuk, beberapa hotel bintang 4 ke bawah tidak dilengkapi dengan AC tapi tetap tidak akan kepanasan.

Besok paginya kami tadinya mau ke kelok 44 tapi sayang nya takut habis waktu, kami hanya sempat ke lembah harau; melihat air mancur (terjun) lalu langsung ke itiak lado lagi karena penasaran lalu capcuss ke kota Padang karena mengejar pesawat jam 6 sore sebagian dari kami harus pulang.

KOTA PADANG

Habis waktu kami 2 jam untuk sampai di kota Padang ;  kami belanja oleh-oleh dulu beli keripik pedas yang terkenal di toko Christine Hakim

christine hakim

Dilanjutkan dengan makan durian lesehan dipinggir kali, rasanya enak sekali durian khas sumatera versi hard core rasanya manis agak kepahitan warna kulit buah di dalam nya kuning kunyit. Harga paling mahal Rp 35 ribu dengan size yang paling besar . yummyyyy

Sebenarnya lokasi wisata yang menarik di sumatera barat lebih banyak di bukit tinggi seperti danau singkarak, kelok sembilan, rumah adat di batusangkar yang belum kami kunjungi namun karena jaraknya yang cukup jauh ya akhirnya kami berputar-putar di kota padang antara lain ke pantai, pantai seperti Pantai Aie Manih ( Pantai Air Manis ) tempat patung nya malinkundang., pantai padang tempat kami menginap di Pemuda beach hotel, dan di sepanjang nya ada berbagai makanan sea food dan jagung bakar dengan bumbu khas padang. Juga tidak lupa ke musium adityawarman untuk berphoto dengan rumah adat padang.

Musium Adityawarman

Untuk penyewaan kendaraan  daerah Padang bisa menghubungi  bpk Yudha : +6285356796110  sewa mobil harganya antara 250.000 ( xenia ) – 300.000 belum termasuk supir (tambahan 100.000 ) dan bensin

Penginapan enaknya di bukit tinggi waktu itu kami menginap di Grand Kartini  harganya tidak terlalu mahal 250.000 per kamar hotelnya bersih dan nyaman  karena baru dibangun letaknya cukup strategis bisa berjalan kaki ke jam gadang dan pasar atas bawah : alamatnya  Jln. Teuku Umar no. 5 Bukit Tinggi – Sumatera Barat – Indonesia; telepon : +62 – 752 – 33337 . Bagi kaum Fakir Wi-fi  hotel ini tidak  terlalu  mengecewakan ; disini tersedia jaringan free wifi tapi hanya di lobby  -:)

grandkartini