Image

Pulau Belitung in english Biliton Island ; Lying in the east coast of Sumatra, famous for pepper plantation and tin mining. There is a flight from Jakarta to Tanjung Pandan the biggest city in Biliton Islan : Garuda, Sriwijaya, Lion . Belitung is Famous for  its  big granite stone and white sand beaches. Having a turquoise blue sea with a calm surface makes it great for sailing, snorkeling and hopping island The famous locations are  : Tanjung Tinggi, Tanjung Kelayang, Pulau Burung, Pulau Babi and Lengkuas island.

Ini kali ke tiga saya ke kota Belitung, dua kali sebelumnya belum sempat melakukan aktifitas hopping island yaitu mengunjungi pulau-pulau yang indah nya.
Saat tiba di belitung kami naik sriwijaya air tiba sekitar pukul 14.00 langsung menuju ke tanjung tinggi untuk menikmati sunset; Saat kami tiba disana pukul 5 sore cuaca cukup bagus; matahari bersinar terik dan masih banyak  pengunjung berenang-renang dan bermain air disekitar bebatuan granit yang terkenal itu

PANTAI TANJUNG TINGGI

Image
Image
Image
Di pinggiran pantai ini, kita bisa menemukan banyak penjual makanan; karena sudah lapar kami pun menyantap makanan ikan bakar, satai cumi dan kangkung serta udang yang lezat.  Setelah itu kami menuju lokasi tempat shooting laskar pelangi yang terkenal itu.
Image
Kami menunggu sampai matahari terbenam sayangnya Sunset tidak sempurna karena mendadak hujan turun.
Image
Lalu kami makan di bukit berahu tempat makan seafood terkenal; tapi bagusnya makan disini jangan malam hari karena pemandangan indah di bawah bukit tidak terlihat.
Kami menginap di pondok impian 2 lumayan bagus tempatnya dan  besar kamarnya bersih dan pelayanan  memuaskan; Alamatnya adalah  Jl. Pattimura No 8, Tanjungpandan, Belitung, Indonesia Phone: (0719) 23433.  ratenya antara 400 ribu – 600 ribu .
Untuk penyewaan kendaraan kami memakai jasa pak buyung yang memiliki jasa sewa mobil dan tour serta ada tempat penginapan juga di rumahnya :  0813 677 997 14
untuk biaya sewa tergantung dari berapa banyak rombongan; kami ber 6 memakai avanza + biaya bensin + kapal dikenakan per orang 500 ribu untuk 3 hari  penuh
tinggal duduk dan nanti drivernya akan membantu kita menjelaskan semuanya.

BELITUNG TIMUR

KELENTENG DEWI KWAN IM

Karena pagi-pagi sudah hujan akhirnya kami memutuskan untuk ke belitung timur berubah dari rencana semula  hopping island ( dari pulau ke pulau ) ditunda besok.
Memakan waktu kira-kira 2 jam menuju ke Belitung Timur dari tempat kami menginap.
Tujuan pertama adalah Kelenteng Dewi Kwan im
Terletak di desa burung mandi, Belitung Timur ;   Kompleks Kelenteng ini lumayan besar ada 1 bangunan utama dengan Dewa utama dewa kwan im dan dua bangunan pendamping; Disini ada praktek meramal dengan ciamsi; para pengunjung bisa menanyakan masa depannya dengan mengocok  tabung bambu yang berisi batangan bambu seperti sumpit diberi  bernomor  yang setiap nomornya merupakan kode dari puisi yang mengisyaratkan nasehat bagi orang tersebut untuk melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang dia ingin ketahui dimasa depan.
Setelah usai mengobrol dan berphoto-photo di sini karena masih hujan kami minum kopi dan makan mie bangka yang dijual di depan gerbang kelenteng.

PANTAI BURUNG MANDI

Lalu kami meneruskan perjalanan ke pantai burung mandi; Matahari mulai menampakan diri setelah hujan mulai reda; namun bagi sebagian kami yang senang photography cuaca sangat tidak mendukung. Di pantai ini ada gambar patung  2 burung bangau sedang mandi2 di laut

PANTAI LALANG /NYIUR MELAMBAI

Kearah kota manggar kami mengitari pantai-pantai disekitar kota ini
tetap saja di dominasi dengan batuan granit besar yang khas kota belitung..
Setelah makan siang sebentar di resto seafood kami mampir di kedai kopi sambil makan pisang goreng sebelum menuju ke kota manggar dan desa gantung tempat  pengambilan film laskar pelangi. Dalam perjalanan kami melewati bekas tambang timah yang sudah berubah menjadi telaga berwarna biru; Indah sekali terlihat di hari yang cerah sangat eksotik dikelilingi oleh rumput2 hijau bercampur coklat kering ; refleksi rumput itu dapat kita lihat di atas permukaan air nya nan biru.
Setelah berjalan agak lama sedikit dan melewati rumah dari pak Basuki  T Purnama atau Ahok yang sekarang menjadi Wagub DKI,  dan ternyata di belitung ini bupatinya adalah adiknya Ahok  juga ; Lalu sampailah kami di replika sekolah laskar pelagi desa gantung ala sinetron.

DARI PULAU KE PULAU DI BELITUNG

Setelah itu kami kembali ke Hotel untuk istirahat karena besok nya kami akan hopping island ke pulau langsat, pulau babi, pulau burung dan lain nya; kami mulai berangkat pukul 7 pagi agar kami dapat menginjak kan kaki kami pertama sebelum para turis lain sampai di pasir putih  ( sandbar) yang lokasinya tidak jauh dari pelabuhan.
Akhirnya cita-cita kami terkabul di pulau pasir kami lah yang pertama sampai, dan bertemu dengan beberapa bintang laut yang besar-besar tapi kebahagiaan kami tidak terlalu lama karena perlahan-lahan pulau kecil itu semakin sumpek dengan perahu-perahu lain yang bersandar; kami langsung ke pulau selanjutnya untuk bermain disela-sela batu besar -besar
Setelah itu kami langsung berangkat ke area sekitar pulau lengkuas untuk snorkling;  kami adalah kapal pertama yang sampai sehingga tak heran ketika kami masuk ke dalam air; kebeningan air masih bagus sehingga daya lihat kita ke dalam air masih jernih; ikan-ikan banyak dan mau dipanggil tanpa pancingan makanan apapun; malahan tangan saya di patuk-patuk oleh ikan-ikan itu gemas sepertinya
Setelah puas bermain air kami istirahat di pulau lengkuas; makan disitu ada warung jualan kopi teh dan cemilan juga tersedia sewa tikar; kami bawa hammock
setelah puas makan kami naik ke atas mercusuar 18 lantai; kelihatan tinggi tapi jangan kuatir tidak terlalu sulit mencapai atasnya karena terdiri dari ruangan bertingkat di dalamnya jadi ada tempat istirahat di setiap jendela tidak seperti mercusuar di pulau biawak yang melingkar terus ke atas ; orang yang masuk sudah stress liat anak tangga yang melingkar-lingkar itu . Kalau bisa sih paksakan naik rugi soalnya kalau tidak lihat pemandangan dari atas; Keren deh -:)
Dari sini kami ke pulau babi kecil ; type nya sama berbatu-batu: tapi cukup dramatis karena bebatuannya lebih besar dan atasnya datar sehingga bisa di duduki; tapi sayangnya hari mulai hujan dan cukup deras jam 4 sore kami langsung kembali ke kapal untuk segera kembali ke hotel mandi dan makan malam terakhir di resto belitung (seafood lagi ) lalu beli oleh-oleh rutin : kopi khas setempat serta kerupuk-kerupuk ala belitung.
Keesokan harinya kami harus pergi pagi-pagi karena pesawat jam 10 pagi  tadinya mau mampir ke danau bekas tambang kaolin ( bahan untuk buat porselin ) tapi tidak terkejar
Oke belitung kali ini saya puas banget ke sini