sImage

Banjarmasin is  located in between Barito River and Martapura River ; The capital of South Kalimantan   sometimes called the “River City”.

Image

 The waterways still  continue to play an important part in daily life in this city, many houses are bulit on rafts or stilts over the water.  Using small rowboat people travel across it.

Image

In the morning, riverbank people bathe, wash, excrete and brush their teeth in the wide Barito River.
One of the famous Barito river tour  is  Kuin Area where The Floating Market operated;
Try the river tour during our stay in banjarmasin, with a rented boat  we sail to the floating market before sun rise and you will be amazed by the view at which these boats travel.
ldys mother

kuinJarak antara Airport Syamsudin Noor dengan pusat kota Banjarmasin lumayan jauh 45 menit baru sampai ; Kami menggunakan pesawat Garuda  yang sampai jam 8 malam dan sampai di hotel Victoria Riverview sekitar pukul 10 malam.  Senangnya bagian belakang hotel ini langsung menghadap sungai barito dan untuk ke pasar terapung kuin tinggal memesan perahu klotok seharga Rp 300 ribu berangkat jam 5 pagi ( jam 4 WIB ) Tujuan ke pasar Kuin memakan waktu 45 menit untuk sampai ketujuan. Diantara suara perahu kelotok yang cukup memecah kesunyian kami melewati surau-surau kecil yang mulai ditinggalkan umatnya sehabis sholat subuh.  Melewati jembatan-jembatan yang cukup rendah seperti di venice dengan gondola. Atau di pasar apung di daerah thailand.

Sayangnya rumah-rumah dikanan kiri sungai ini tidak terawat; dari kayu tapi sudah lapuk dan jorok ; sangat berbeda dengan keadaan di thailand apalagi di venice italia bangunannya adalah gedung-gedung kuno yang terawat dan Indah.

Kami datang pada saat bulan puasa; daerah ini menetapkan Perda dimana toko-toko yang memiliki kegiatan makan dan minum tidak diperbolehkan  buka sebelum maghrib tiba.

Tetapi pasar Apung  masih tetap berjalan walaupun tidak menjual penganan khas yang biasa mereka jual.

Pasar Kuin ini konon adalah termasuk lokasi tertua dari pasar apung di Banjarmasin; dengan lokasi  sungai barito yang lebar maka kegiatan transaksi di sini terlihat sepi pedagang; apalagi dibulan puasa ini ; kebanyakan mereka hanya menjual jeruk dan pisang serta sayur mayur.

Kegiatan Pasar Terapung Kuin di pagi hari

Setelah melihat -lihat pasar kami melanjutkan perjalanan ke arah pulau kahyangan tempat monyet-monyet liar bermukim; disepanjang jalan menuju kesana di tepi sungai kami melihat anak-anak mulai bermunculan karena hari itu adalah hari sabtu ; sekolah libur .

childrenn

Sesampai di tepian  pulau kembang kami sudah di sambut monyet – monyet dengan ukuran kecil di dermaga; ada juga yang senang membawa anaknya; Karena yang mengemudikan perahu klotok kami mengatakan mereka liar, maka kami mengurungkan niat untuk turun mengingat kamera yang kami bawa cukup lumayan kalau di bawa kabur. Dengan berbekal pisang yang kami beli di pasar apung; kami memancing mereka untuk lebih dekat ke dermaga.

Pulau Kembang Sungai Barito
Pulau Kembang Sungai Barito
Monyet Pulau Kembang
Monyet Pulau Kembang

Selain terkenal dengan pasar apungnya; Banjarmasin juga terkenal dengan tambang Intannya di daerah Martapura ; dengan 2 jam naik kendaraan pribadi kita bisa melihat tempat pendulangan intan di daerah Martapura

Intan- Intan di dulang
Intan- Intan di dulang